Bupati Pangandaran Minta Maaf Soal Perobohan Patung Ikan


patung ikan di pangandaran dirobohkan

Pangandaranlife.com  – Perobohan Patung Ikan di Kab. Pangandaran akhirnya memanen banyak kritikan dari kalangan pecinta seni. Menanggapi hal tersebut Bupati Kab. Pangandaran Jeje Wiradinata akhirnya angkat bicara soal perobohan patung tersebut, dirinya sama sekali tidak bermaksud untuk  merusak karya seni yang ada, bahkan Jeje juga tidak bahwa Patung Tersebut merupakan karya perupa kenamaan Nyoman Nuarta, kendati demikian Bupati Pangandaran tetap meminta maaf atas insiden tersebut

“Saya minta maaf kalau beliau kecewa. Salam ke beliau, saya ingin sekali berkenalan dan bersilaturahmi dengan beliau,” tulis Jeje melalui grup WhatsApp wartawan.

Menurut Jeje, proyek penggantian patung merupakan program Pemkab Pangandaran untuk mempercantik kawasan wisata Kab. Pangandaran. Di lokasi yang sama, menurut Jeje, akan dibangun patung ikan marlin yang merupakan ikon baru Kab. Pangandaran.

“Selain cantik, maknanya juga berkaitan dengan semangat dan spirit Pangandaran Hebat,” tulis Jeje.

Baca juga: Perobohan Patung Ikan Pangandaran Dikritik Seniman Nasional

Pegiat pariwisata Edi Rusmiadi mengapresiasi upaya Pemkab Pangandaran mengganti tugu yang menjadi ikon daerah tersebut. Pasalnya, menurut Edi, patung ikan yang lama dibangun oleh pihak ketiga, yakni perusahaan rokok.

“Warga Pangandaran juga tentunya sekarang harus lebih bangga karena tugu yang baru dibangun dengan uang APBD,” ujar Edi yang merupakan Ketua Kelompok Masyarakat Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kab. Pangandaran.

Namun begitu, Edi juga sepakat, jika dari awal pemerintah tahu itu karya seniman Nyoman Nuarta, idealnya sang seniman diberi tahu. Tanggung jawab moral tersebut, kata dia, juga bisa dilakukan perusahaan yang menjadi sponsor pembuatan patung tersebut.

“Itu memang bagian dari sejarah Kab. Pangandaran. Sebetulnya bisa juga dipindahkan, toh itu terbuat dari fiber glass,” kata Edi.

Swarapangandaran.com