Pendapatan Menurun Akibat Relokasi, PKL Lakukan Demonstrasi ke DPRD Pangandaran

Pendapatan Menurun Akibat Relokasi, PKL Lakukan Demonstrasi ke DPRD Pangandaran


Pendapatan Menurun Akibat Relokasi, PKL Lakukan Demonstrasi ke DPRD Pangandaran

Pangandaranlife.com, - Kamis (5/4/18) puluhan Pedagang kaki lima yang  pernah direlokasi beberapa bulan  lalu berunjuk rasa didepan kantor DPRD Kabupaten Pangandaran. Unjuk rasa tersebut dilakukan  untuk mengungkapkan beberapa hal terkait relokasi yang pernah dilakukan oleh  Pemerintah Kab. Pangandaran, dimana setelah dilakukan relokasi tersebut, pendapatan para pedagang kaki lima jadi menurun.

Baca : Demi Kemajuan Pariwisata, Pemda Pangandaran Menata PKL 

Salah satu perwakilan pedagang kaki lima Adi Fitriadi dari Forum Pedagang Kreatif (FDK), meminta agar pemerintah Kabupaten Pangandaran khususnya komisi II agar memfasilitasi kepada pihak eksekutif untuk melakukan peninjauan dan penataan kembali relokasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah. Menurut Adi penataan / relokasi ini tidak adil khususnya bagi para  pedagang  yang ditempatkan dibagian yang tidak strategis, di lorong dan lantai atas sehingga penghasilan para pedagang jadi berkurang.

Adi mengatakan bahwasanya para pedagang kaki lima tidak bermaksud untuk menentang program pemerintah dalam proses penataan dalam rangka mewujudkan cita – cita Kabupaten Pangandaran untuk menjadi Wisata yang mendunia

“Para pedagang sebenarnya tidak menolak soal relokasi yang diadakan oleh Pemerintah dalam rangkan menjadikan Pangandaran sebagai wisata yang mendunia, para pedagang justru sangat mendukung, tapi para pedagang meminta Pemerintah melalui DPRD agar bisa memberikan solusi terkait permasalahan ini, sehingga tidak ada pedagang yang merasa dirugikan. “Ujar Adi

Adi menjelaskan, bahwa relokasi yang dilakukan Pemerintah tidak sesuai dengan perjanjian sebelumnya, hal tersebut juga dikarenakan sebelum Para Pedagang di relokasi, belum pernah diadakan musyawarah secara langsung antara pedagang dengan pihak Pemerintah. Contohnya seperti bentuk banganan yang tidak sesuai dengan gambar awal, sebelumnya digambar terlihat ada sebuah taman dan juga tidak ada dua lantai, namun ternyata setelah jadi,  bangunan tidak sesuai seperti yang pernah disosialisasikan oleh Pemerintah. Sehingga relokasi tersebut justru mengakibatkan sebagain para pedagang tidak bisa menfakahi keluarganya.

Adi menambahkan kembali, akibat relokasi yang tidak sesuai ini,  ada puluhan pedagang yang kini berada di ambang kebangkrutan, sebagain lagi ada yang masih tetap bertahan meskipun tanpa penghasilan. Sehingga para PKL meminta Pemerintah melalui DPRD Kabupaten Pangandaran untuk meninjau kembali bangunan relokasi tersebut.

Sementara itu Mahmud selaku sekretaris Pemerintah Daerah meminta agara para pedagang untuk bersabar, karena Pemerintah sedang berfokus terlebih daulu dalam penataan daerah Wisata. Mahmud mengatakan bahwasanya dia juga terus memantau perkembangan wisata di Kab Pangandaran.

“Kalau pindah tempat jualan pasti perlu proses, pemerintah akan terus berupaya untuk melakukan pembenahan dalam rangka memajukan usaha para PKL” ujar Mahmud

Pull Budiman Pangandaran Kebakaran, Karyawan Panik Berusaha Padamkan Api

Pull Budiman Pangandaran Kebakaran, Karyawan Panik Berusaha Padamkan Api



Pull Budiman Pangandaran Kebakaran, Karyawan Panik Berusaha Padamkan Api


Pangandaranlife.com, Selasa (13/03)  Beberapa Bus yang terparkir di Pull Budiman Pangandaran  terbakar hebat, kepulan asap dari kebakaran tersebut terlihat sampai  radius 5 KM. Beberapa karyawan Budiman yang berada di lokasi berusaha memadamkan Api dan memanggil bantuan pemadam kebakaran dari BPBD Kab. Pangandaran.

Menurut Salah satu karyawan Budiman Mamat, mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, api tiba – tiba muncul dari sebuah mobil dan membakarnya hingga hangus “Saya lagi istirahat sekitar pukul 09.00, api tiba – tiba muncul dari mobil dan membakarnya secara cepat, beberapa orang panik berusha memadamkan api, dan mencoba menelpon pemadam kebakaran, ujar Mamat.

Menurut mamat kebakaran tersebut kemungkinan terjadi karena adanya kebocoran dari las sehingga ada percikan api yang menyambar bahan bakar. “Kemungkinan sih ada kebocoran dari las, tapi saya belum bisa tahu secara pasti juga” pungkas Mamat.

Sampai saat ini belum bisa di konfirmasi secara pasti penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan sebuah mobil bus budiman tersebut.  Namun diperkirakan perusahaan mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat kejadian kebakaran tersebut


Lowongan Kerja di Snack Express Pangandaran

Lowongan Kerja di Snack Express Pangandaran

  

Lowongan Kerja di Snack Express Pangandaran


Snack Express Pangandaran merupakan salah satu perusahaan yang bergerak bidang makanan / Oleh - oleh yang sedang berkembang di Kabupaten Pangandaran. Snack Express Pangandaran pusat oleh - oleh terlengkap di Pangandaran sedang membutuhkan karyawan dengan kebutuhan sebagai berikut :

Kebutuhan :
  1. Laki laki 2 org
  2. Wanita 6 org
  3. Jujur, ulet dan displin
  4.  Diutamakan berdomisili di Kab. Pangandaran
Pendidikan :
min.SMA/Sederajat ,

Salary :
UMR Kabupaten Pangandaran

Syarat :
  1. Foto Copy KTP
  2. Pas Foto Berwarna 
  3. SKCK
  4. Foto Copy Ijazah Terakhir
  5. Surat Lamaran
Lamaran bisa dikirim langsung ke alamat di ruko Carita Grand Pangandaran.

Yuk Hadir, di Milad HMI ke-71

Yuk Hadir, di Milad HMI ke-71


Yuk Hadir, di Milad HMI ke-71

Pangandaranlife.com, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah organisasi mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947, atas prakarsa Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (sekarang Universitas Islam Indonesia).

Dalam rangka untuk memeriahkan/syukuran hari jadinya HMI yang ke-71, maka Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia khususnya yang berada di Kabupaten Pangandaran akan mengadakan beberapa kegiatan seperti Pemutaran film tragedi 98, diskusi kemhasiswaan dll. Adapun kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada :

Hari       : Kamis, 15 Februari 2018
Pukul     : 19:00 WIB
Tempat  : Gedung Serba Guna DPRD Kab. Pangandaran
Peserta   : Mahasiswa / Masyarakat Umum

Untuk info lebih lanjut tentang MILAD HMI ke-71 Anda bisa menghubungi

Wa           : 082120994313
Facebook : HMI KOMIS PANGANDARAN
Instagram : @HMI_PND