Pengusaha Ban Bekas Asal Pangandaran Dalam Sehari Bisa Kantongi Rp. 250 Ribu

pengusaha ban bekas asl pangandaran
Salah Satu Karyawan Agus yang sedang mengolah ban bekas
 
Pangandaranlife.com | Parigi – Agus pengusaha asal Dusun Babakan Desa Parigi Kec. Parigi merupakan salah satu pengusaha yang menjadikan ban bekas sebagai salah satu sumber penghasilannya. Usaha yang berada di Jl. Cijoho – Purwasari Pasar Parigi sudah berdiri dari tahun 1997 sampai dengan sekarang, Ayah dari dua orang anak tersebut sudah merintis usaha ban bekas sejak dia masing bujangan. Bersama satu orang karyawannya, Agus terus berusaha mempertahankan usahanya agar tetap bisa menghasilkan pundi – pundi rupiah setiap harinya

Ban Bekas yang ditampung Agus diolah kembali untuk dijadikan salah satu bahan baku pembuatan kursi, springbed, dll. Ban Bekas yang didapatkannya di potong/diserut dengan ukuran, lebar dan panjang tertentu lalu kemudian dikirim ke para pengrajin kursi, meja, springbed yang berada diwilayah Kab. Pangandaran

Saat ditemui oleh pangandaranlife.com pada Kamis, (20/4) dalam sehari agus mengaku bisa mengantongi Rp. 250 ribu. “Sebenarnya tidak tentu juga, karena kadang dalam sebulan Saya tidak terus melakukan produksi, namun bila dihitung dari 7 ban bekas yang saya beli seharga tujuh puluh ribu, Saya bisa mengolahnya kemudian menjualnya kembali seharga Rp. 250.000, tapi itu belum bersih”, ujarnya

Ban yang sudah diserut’ lanjut Agus, kemudian di ikat menjadi beberapa bagian lalu kemudian dijual, kadang juga ada yang langsung datang ke tempat Saya untuk membeli karet ban yang sudah diolah tersebut.”, tambahnya

Kesulitannya saat ini adalah masalah dalam permodalan dan masalah pemasaran yang jangkauannya masih sangat rendah, kendati demikian Agus yakin bahwa usahanya akan terus berjalan untuk memajukan roda perekonomian di daerahnya 
 
Baca juga :