Berkat di Kenalkan Internet Oleh Sang Anak, Ibu Asal Parigi Ini Bisa Buka Usaha Jualan Jamu

 
ibu yati penjual jamu
Ibu Yati sedang melayani pelanggan yang membeli jamunya di salah satu dusun di Desa Parigi
Pangandaranlife.com | Kehadiran internet memang telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia seperti yang dirasakan oleh ibu yati asal Desa Karangbenda, Parigi yang kini bisa membuka usaha jamu keliling berkat dikenalkannya dia dengan dunia internet oleh anaknya.

Yati mengaku bahwa Internet baginya adalah barang yang aneh, mengingat dirinya memang bukan dibesarkan pada jaman kemajuan teknologi seperti saat ini, namun setalah mendapatkan penjelasan dan pengarah dari anaknya tentang Internet kini dia merasa bahwa memang Internet telah memberikan manfaat baginya,  sehingga kini dia bisa usaha jualan jamu dan sudah memiliki banyak pelanggan.

Ibu Yati berjualan berkeliling menggunakan sepeda motornya setiap pagi di daerah sekitar Parigi mengatakan bahwa Jamu yang dijualnya adalah jamu yang dibuat secara alami dimana resep pembuatan jamu yang dibuatnya tersebut didapatkan dari sumber – sumber terpercaya di Internet.

“Saya dapat resep pembuatan jamunya dari internet, jamunya terbuat dari bahan – bahan alami, tanpa pengawet, dan aman untuk dikonsumsi” ungkapnya

Saat melayani pelnggan dia juga tidak segan – segan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembeli jamunya terkait bahan – bahan yang digunakannya, bahkan dia sama sekali tidak keberatan jika pembelinya tahu dan kemudian ingin membuat jamu itu sendiri, dia hanya ingin membantu dan itung – itung mengganti uang/ongkos yang digunakannya untuk meramu jamu tersebut.

“Nih jamunya dibuat dari daung nangka walanda, kalau mau buat sendiri silahkan, saya ini jualkan itung – itung buat ganti ongkos bikin jamunya” ujar….

Meskipun beberpa orang sudah tahu dengan resep jamu yang dibuatnya, namun mereka justru lebih senang membelinya secara langsung, dengan alasan tidak mau ribet, dan repot – repot membuat jamu.

“ah mending beli saja, tinggal minum saja, kalu membuat dulu repot” ujar nonok salah satu pelanggan yang pada saat itu sedang membeli jamu buatan ibu.

Meskipun baru berjualan selama 6 bulan, Yati sudah memiliki banyak pelanggan disekitar Parigi, harga jamu yang dijual perbotolnya hanya di hargai Rp. 5.000 saja untuk tiga kali minum. Rata – rata pelanggan yang membeli jamunya adalah para lansia yang menderita keluhan – keluhan seperti, sakit leher, rematik, pegel – pegel dan darah tinggi, bahkan ada juga pelanggannya yang menderita struk juga mengkonsumsi jamu tersebut.

Berkat dikenalkannya dia dengan internet, kini dia bisa buka usaha jualan jamu, selain itu kehadiran ibu Yati memang dirasakan masyarakat sangat membantu. 

Baca juga :