Tim TIK Kab. Pangandaran Siap Sukseskan PON Jabar XIX 2016


tim tik kab.pangandaran siap sukseskan pon jabar 2016

Tim TIK Kab. Pangandaran Siap Sukseskan PON Jabar XIX 2016 – Dalam penyelenggaraan PON Jabar 2016 banyak sekali komponen yang terlibat didalamnya, dan salah satu komponen yang cukup penting didalam PON Jabar 2016/XIX ini adalah keberadaan Tim TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Baca juga : 

Dalam PON Jabar 2016,  Kabupaten Pangandaran ditunjuk sebagai tuan rumah untuk cabang olahraga Pacuan Kuda dan Terjun Payung, ini merupakan pengalaman pertama bagi Kab. Pangandaran bisa menjadi tuan rumah untuk dua cabang olahraga sekaligus, dimana memang Kab. Pangandaran memiliki tempat yang mendukung untuk kedua cabor tersebut yaitu di Bandara Nusawiru Cijulang untuk Cabor Terjun Payung dan Legok Jawa Cimerak untuk Pacuan kuda.

Setiap Kabupaten yang ditunjuk  menjadi tuan rumah oleh Pemerintah pusat mewajibkan untuk menempatkan Tim TIK disetiap Veneu untuk melaporkan hasil pertandingan ke pusat. Dalam proses penyelenggaran PON yang diadakan pada 17 s.d 29 Sepetember nanti, Tim TIK Kab. Pangandaran memiliki peranan penting dimana tugas mereka adalah untuk melakukan penginputan data, dari mulai jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan mengirim data hasil pertandingan ke pusat untuk selanjutnya dipublikasikan ke masyarakat melalui website pon-peparnas2016jabar.go.id

Menurut Ari Permana. S.Kom,  salah dari Tim TIK Kab. Pangandaran mengatakan “Secara teknis Tim TIK Kab. Pangandaran terdiri dari beberapa orang, dimana setiap orang punya perananan  dan tanggung jawab masing – masing, di setiap venue ditempatkan beberapa koordinator dan operator untuk menginput/melaporkan hasil pertandingan melalui Aplikasi GMS (Game Management System) yang disebut dengan Simpon .”ujaranya kepada Pangandaranlife.com saat ditemui usai menghadiri rapat di Kominfo Kab. Pangandaran pada (06/09/16)

Dia juga menambahkan bahwa Tim TIK dari Kab. Pangandaran sudah siap ikut serta untuk mensukseskan PON Jabar 2016 karena sebelumnya juga Tim TIK Kab. Pangandaran sudah banyak diberikan pelatihan dan pengarahan dari Tim TIK Pusat. Meskipun dia juga menyayangkan pada saat proses pelatihan yang diselenggarakan oleh Tim TIK pusat di Tasikmalaya bulan Agustus lalu,  dimana terlihat adanya kurang kesiapan dari pihak developer pembuat Aplikasi GMS Simpon “Saat pelatihan kami mengalami banyak masalah, dari mulai Server yang down/tidak bisa diakses dan aplikasi yang error khususnya untuk operator pacuan kuda. Sehingga proses pembelajaran tidak bisa kami dapatkan secara maksimal”, ujarnya.