Inilah Ikan Yang Punya Imej Buruk di Pangandaran

 
ikan yang punya imej buruk di Pangandaran
Gambar seorang anak yang membawa ikan jidur dalam kantong plastik yang berisi air
Pangandaranlife.com, Inilah Ikan Yang Punya Imej Buruk di Pangandaran  – Masyarakat Kab. Pangandaran khususnya kalangan nelayan atau Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai atu wilayah perairan pasti sudah tidak asing lagi dengan ikan yng satu ini.  Ikan ini memiliki jumlah/populasi yang cukup banyak, dan hampir tersebar di seluruh wilayah Sungai dan Pantai – Pantai yang terdapt di Kab. Pangandaran, tapi sebenarnya ikan ini lebih banyak ditemukan di wilayah – wilayah Sungai.

Ikan Jidur atau disebut juga sebagai Ikan Keting merupakan salah satu jenis ikan yang bentuknya menyerupai ikan lele, warna tubuh atasnya hitam sedangkan warna tubuh bagian bawahnya sedikit putih. Sepertinya ikan ini memang masih memiliki hubungan yang erat dengan ikan lele, karena memang dari cara hidupnya ikan ini ini percis dengan ikan lele, dari cara bertahan hidupnya sampai jenis makanan yang dimakannya pun memiliki kesamaan, hanya saja ikan jidur/keting lebih banyak berada di perairan sungai asin, meskipun terkadang dalam waktu – waktu tertentu ikan ini juga sering sekali terlihat di perairan tawar, ada kemungkinan mereka memang bisa hidup di dua jenis air.

gambar ikan jidur
Foto ikan Jidur/Keting yang disimpan di dalam sebuah kantong plastik. Ikan tersebut merupakan salah satu jenis ikan yang punya imej buruk di Pangandaran

Ikan Jidur sendiri dikenal orang Masyarakat Pangandaran sebagai Ikan yang sering memakan kotoran manusia, mereka sering terlihat berkumpul di pacilon menunggu ada manusia yang melakukan aktifitas BAB.  [ Baca : “Pacilon” Tempat BAB Tempo Dulu Orang Pangandaran ] Kebiasaan memakan kotoran manusia ini membuat Ikan jidur jadi memiliki imej buruk di Pangandaran, bahkan kebanyakan pemancing di Pangandaran sering menghindari umpannya di makan ikan ini, sekalipun ikan ini memakan umpan pastinya ikan ini akan langsung dibuang. Beberapa warga sebenarnya ada juga yang memanfaatkan ikan ini, tapi bukan untuk di konsumsi melainkan untuk dijadikan umpan “pintur” , semacam alat yang digunakan nelayan untuk menangkap kepiting bakau.

Jika melihat dari kekuatan atau cara bertahan hidup, serta banyaknya populasi ikan Jidur maka sebenarnya ikan ini  memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan atau dibudidayakan dengan cara yang baik dan benar, diberi pakan yang sehat. Ikan ini sebenarnya bisa jadi peluang usaha bagi Masyarkat Kab. Pangandaran, perlu penelitian dan pembinaan dari pihak – pihak yang mengerti dalam bidang perikanan kepada Masyarakat khususnya para Nelayan.