3 Hari Diguyur Hujan, Sawah di Desa Karangjaladri Terendam Banjir


sawah di dusun buniayu
Gambar Sawah di Dusun Buniayu Desa Karangjaladri Yang Terendam Air Banjir
3 Hari Diguyur Hujan, Sawah di Desa Karangjaladri Terendam Banjir - Setelah Bulan Ramadhan berakhir atau tepatnya pada 10/7/16 tercatat bahwa Pangandaran telah diguyur hujan selama 3 hari, curah hujan cukup besar dan disertai dengan angin kencang. Curan hujan mulai berhenti pada 13/6 dan ini cukup baik diabndingkan curah hujan pada tahun lalu yang mengakibatkan banjir yang cukup parah.

Hujan tiga hari kemarin membuat beberapa Sawah di Kab. Pangandaran terendam banjir, salah satu sawah yang terendam banjir adalah Sawah yang berada di Desa Karangjaladri, Seperti Sawah di Buniayu dan Bojongsalawe. Air banjir merendam padi – padi yang beberapa minggu lagi mungkin akan siap panen. Selain sawah, beberapa empang/balong milik warga juga ikut terendam banjir sehingga banyak ikan yang keluar dari empang dan masuk ke area sawah. Sebagian warga memanfaatkan moment ini untuk menangkap ikan dengan cara memasang jaring/parel di sekitar sawah


Baca juga : 3 Hari Diguyur Hujan, Sawah di Desa Karangjaladri Terendam Banjir 

Sekitar awal – awal Bulan Ramadhan lalu Sawah – sawah di Kab. Pangandaran juga kebanjiran, tapi banjir tersebut di akibatkan oleh banjir Rob atau Pasang surut air laut dan menyebabkan beberapa sawah yang berada dekat sungai – sungai terendam oleh air asin. Berdasarkan data dari Kodim 1322 Cijulang, tercatat ada sekitar Sembilan Desa dari dua kecamatan yaitu Cijulang dan Cimerak berikut adalah rincian daftar sawah yang mengalami kerusakan oleh banjir Rob bulan Juni lalu :
a.    Kecamatan Cijulang : 
1.    Desa Batukaras             16 ha
2.    Desa Cijulang                 14 ha
3.    Desa Margacinta            9 ha
4.    Desa Kondangjajar         6 ha
 Jumlah total                           45 ha
 

b.    Kecamatan Cimerak
1.    Desa masawah         15 ha
2.    Desa Legokjawa       20 ha
3.    Desa Batumalang     10 ha
4.    Desa Kertamukti       11 ha
5.    Desa Ciparanti          6 ha
Jumlah total                      62 ha

Padi  yang terendam air asin tersebut akan mengalami kematian, sehingga petani harus kembali melakukan penanam ulang.

Sekarang ini juga beberapa Sawah yang ada di wilayah Kab. Pangandaran juga terendam air banjir, dan hal tersebut tentunya akan mengakibatkan petani gagal panen karena Padi yang terendam air banjir akan mengalami kematian.