bisnis

Bisnis Prostitusi Tumbuh Subur di Pangandaran

Pangandaranlife.com - Sudah menjadi rahasiah umum bahwa selain dikenal dengan tempat wisatanya, Pangandaran juga dikenal dengan tempat prostitusinya. Tempat – tempat seperti memang selalu ada saja karena terutama di kota – kota besar atau daerah – daerah wisata, bagi sebagian orang bisnis esek – esek seperti telah dianggap menghasilkan banyak keuntungan, tak perduli dengan akibat yang ditimbulkan, yang penting bisa dapat keuntungan.

Baca juga : Daftar Nama – Nama Tempat Prostitusi di Pangandaran Yang Harus Segera di Bongkar

Entah sejak kapan bisnis Prostitusi ini ada di Pangandaran, dulu ketika Pangandaran diterjang tsunami tahun 2006, Bisnis ini sudah ada. Beberapa tempat Prostitusi yang cukup terkenal di Pangandaran diantaranya, Pantai Pangandaran, Pantai Karang Nini/tirta dan Pantai Batuhiu.

Kalau tidak segera ditangani suatu saat nanti mungkin bisnis ini akan menimbulkan berbagai macam masalah seperti misal penularan penyakit berbahaya  HIV Aids atau masalah sosial seperti hancurnya rumah tangga, rusaknya moral anak - anak muda dll.

Tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti Pangandaran juga akan menjadi kawasan prostitusi besar seperti contohnya Dolly di Surabaya (sudah ditutup) dan bila itu terjadi, maka akan banyak permasalahan yang timbul di Masyarakat yang juga akan merepotkan Pemerintah. Tentu saja Pemerintah harus bisa bertindak tegas, selain dengan melakukan sosialisasi terhadap masayarakat tentang bahaya seks bebas dan penularan penyakit berbahaya, Pemerintah juga harus sesegara mungkin melakukan upaya penutupan tempat – tempat yang diduga dijadikan sebagai tempat untuk Prostitusi.

Pemerintah memiliki wewenang, otoritas atau kekuatan, Pemerintah bisa melibatkan tokoh masyarakat dan alim ulama dalam memberantas tempat maksiat yang ada di Pangandaran. Selanjutnya juga Pemerintah bisa melakukan Pembinaan terhadap para PSK yang bekerja disana, beri mereka keterampilan lalu berikan mereka pekerjaan. Jangan hanya berfokus pada keinginan untuk memajukan bidang parawisatanya saja, tapi Pangandaran juga harus memikirkan bagaimana memajukan ahlak – ahlak masyarakatnya, jangan sampai keberadaan tempat prostitusi di Pangandaran membuat ahlak dan moral masyarakat menjadi rusak.

 
 
SHARE THIS