Selamatkan Pangandaran Dari Sampah


Selamatkan Pangandaran Dari Sampah - Selama ini Kab. Pangandaran dikenal dengan pesona dan keeksotisan alam serta keragaman budaya yang dimilikinya, semua itu terbukti dengan banyaknya kunjungan baik dari Wisatawan Lokal maupun Asing setiap hari/minggunya. Sudah 4 tahun lamanya sejak peresmian Kab. Pangandaran pada 25 Oktober 2012 sebagai daerah otonom baru dan sudah banyak sekali perubahan yang terjadi di Kab. Pangandaran.

Sudah banyak kantor – kantor, lembaga atau organisasi – organisasi tertentu yang didirikan dengan tujuan untuk menunjang kemajuan dan kesejahteraan Kab. Pangandaran tapi apakah semua itu sudah benar – benar merubah kehidupan Kab. Pangandaran ? tentu saja tidak !! Pangandaran harus masih banyak berbenah diri terutama dalam bidang pengelolaan “Sampah”.

Selain menghasilkan banyak uang, Pangandaran juga telah menghasilkan banyak sampah dan semua itu sebenarnya tidak akan pernah bisa diatasi bila Pemerintah tidak bisa mengelolanya dengan sistem yang benar. Pangandaran pasti akan terus menghasilkan sampah namun itu tidak akan menjadi masalah bila Pemerintah mau tanggap terhadap masalah “SAMPAH” tapi sebaliknya bila Pemerintah acuh tak acuh maka bukan tidak mungkin suatu saat nanti akan mendatangkan “MUSIBAH”

Bukti bahwa Pemerintah Kab. Pangandaran tidak bisa mengelola sampah adalah dengan banyaknya sungai – sungai di daerah – daerah Pangandaran yang tercemar. Itu semua diakibatkan oleh Masyarakat yang membuang Sampah sembarang ke Sungai dan yang paling mengejutkan lagi bahwa ternyata sampah – sampah yang dibuang ke sungai tersebut bukan hanya dihasilkan dari Rumah – rumah Warga yang tinggal di dekat Sungai namun juga Warga yang tinggal jauh dari Sungai juga ternyata ikut menyumbangkan sampah ke Sungai dan tahukan Anda bahwa sampah – sampah yang dibuang ke pinggir sungai tersebut itu adalah kebanyakan sampah yang sulit diuraikan seperti sampah Plastik, Kaleng, Kain, dll


Beberapa contoh Sungai – sungai yang dengan sengaja dijadikan tempat pembuangan sampah diantaranya adalah :

1. Sungai Desa Marga Cinta



Kalau Anda pernah melintas di jembatan Marga Cinta atau Penghubung antara Kec. Parigi dan Kec. Cijulang, cobalah perhatikan pinggir jembatan disana Anda akan melihat banyak sampah yang berceceran dan terkadang sampah – sampah tersebut hanyut terbawa ke tempat lain saat air sedang rob/pasang. Selain Warga yang tinggal dekat Sungai ternyata ada Warga yang tinggal jauh dari Sungai juga sering membuang Sampah ke Sungai tersebut. Sebut saja namanya “Aden”

Aden adalah salah satu warga yang tinggal di daerah Perumahan dan hampir setiap pagi 05.00 dia selalu menyempatkan diri untuk membuang sampah ke Sungai

Selain itu bahkan yang paling aneh dan lucu, Sungai yang berada tepat di depan Kantor Desa dan BPLH (Badan Pengendalian Lingkungan Hidup) Marga Cinta juga ternyata dijadikan oleh Warga sekitar sebagai tempat membuang sampah.

2. Sungai di Desa Karangjaladri
Kalau menurut saya ini adalah sungai yang mengalami kerusakan terparah dan sudah mengalami pendangkalan. Warga sekitar terutama Warga yang tinggal di sekitar Sungai sering membuang limbah rumah tangga ke Sungai.

3. Sungai Di Dusun Babakan Parigi
Dulunya warga sering membuang sampah dipinggir jembatan penghubung antara Babakan dengan Pangawinan, tapi sekarang sudah tidak lagi karena sudah Anda himbbauan dari Pemerintah untuk tidak membuang sampah di area tersebut tapi meskipun demikian masih ada saja warga di beberapa area sungai yang membuang sampah secara langsung ke sungai.

Masih banyak lagi Sungai – sungai lain di Kab. Pangandaran yang tercemar atau dalam proses pencemaran. Sebagian sampah yang dibuang ke Sungai akan hanyut terbawa air dan mengalir/mengarah ke laut dan tentu saja masalah ini akan semakin rumit karena bukan hanya Sungai saja yang nantinya akan tercemar namun Pantai pun akan terkena imbasnya. Bila semua ini terus – terusan dibiarkan maka bukan tidak mungkin di masa depan Pangandaran akan berkahir sama seperti kota Jakarta dimana sungai dan laut menjadi tumpukan yang dipenuhi oleh sampah dan keindahan Pangandaran hanya akan jadi cerita/kenangan generasi selanjutnya. Apakah Anda menginnginkan Pangandaran berubah seperti itu di masa depan ? tentu tidak bukan ?


Baca juga Sungai - Sungai di Kabupaten Pangandaran Tercemar

Semua hal yang terjadi diatas memang bukan sepenuhnya tanggung jawab serta kesalahan Pemerintah Kab. Pangandaran, namun memang Pemerintah sebagai Penguasa daerah tentunya memiliki peranan penting dalam mewujudkan keindahan atau kebersihan lingkungan hidup. Lalu langkah nyata apa yang sudah dilakukan Pemerintah untuk mengatasi semua hal tersebut ?


Saya sebagai masyarakat yang tidak mengerti tentang Pemerintahan merasa sangat heran karena saya tidak melihat ada sosialisasi, tindakan/aturan tegas dari Pemerintah tentang larangan buang sampah ke sungai. Saya tidak menyuruh para Pemimpin di Kab. Pangandaran untuk turun ke sungai terus bersih – bersih sungai mereka tidak perlu melakukan itu semua tapi, minimalnya mereka harus buat sanksi yang tegas tentang aturan pembuangan sampah ke sungai .


Tindakan atau kerja nyata yang bisa mereka lakukan adalah dengan cara rutin mengsosialisasikan tentang pentingnya kebersihan sungai kepada seluruh elemen masyarakat baik secara langsung atau bisa menggunakan media cetak, media intenet atau juga bisa dengan cara memasang baner yang bertuliskan ajakan/larang untuk tidak membuang sampah di sekitar Sungai yang dijadikan tempat pembuangan sampah


Mari kita bersama – sama untuk Selamatkan Pangandaran Dari Sampah. Jangan sampai keindahan yang dimiliki oleh Pangandaran nantinya hanya sekedar menjadi cerita para Generasi selanjutnya. Selain membutuhkan kesadaran dari tiap – tiap individu juga membutuhkan dukungan serta kerja nyata dari Pemerintah Pangandaran sendiri karena walau bagaimanapun Pemerintah punya peranan yang sangat penting dalam menjaga keindahan serta kebersihan seluruh daerah di Kab. Pangandaran.

Yuk mulai hidup bersih, tanpa harus mengotori/merusak sungai, laut, hutan dan lingkungan kita ? mulai dari kita sendiri, untuk kita, untuk generasi selanjutnya dan untuk kemajuan Pangandaran

Jangan lupa bagikan juga artikel ini kepada teman – teman Anda dengan cara klik tombol like, share, facebook, twitter, atau G+. Agar mereka bisa lebih perduli lagi terhadap Kab. Pangandaran dan dengan cara tersebut maka Anda telah ikut berkontribusi untuk memulai perubahan positif bagi Pangandaran di masa mendatang