Lebaran Tiba Warga Desa Parigi Padati Area Pemakaman

Lebaran Tiba Warga Desa Parigi Padati Area Pemakaman

Pangandaranlife.com –  Ziarah merupakan salah satu praktik yang banyak dilakukan oleh umta beragama yang memiliki makna moral yang penting. Ziarah umumnya dilakukan ke tempat – tempat suci dan penting bagi keyakinan dan iman yang bersangkutan dengan tujuan untuk mengingat kembali, meneguhkan iman atau menyucikan diri.

Rabu (05/06/19) / Idul Fitri 1440 H warga desa Parigi Kec. Parigi Kab. Pangandaran berbondong – bondong memadati area pemakaman yang berada di Dusun Purwasari Parigi untuk melakukan ziarah kubur. Umumnya warga yang datang  akan melakukan kegiatan berdo’a meminta  bagi sanak, suadara atau anggota keluarga yang sudah berada dialam kubur.

Menurut Ust, Agus Ziarah kubur boleh kapan saja, tidak harus saat idul fitri saja. “Kalau ziarah kubur tidak harus dilakukan sehabis puasa atau Idul Fitri saja, Mau menjelang puasa, sedang puasa atau setelah bulan puasa , silahkan bebas saja. Sola warga atau orang – orang kita sering berziarah kubur menjelang bulan puasa atau saat Idul Fitri ? mungkin karena dia baru bisa libur atau memang juga karena hatinya sedang lapang ingin mengingat Allah maka pergilah dia ke kuburan, mau mengingat akan datangnya kematian”, jelasnya.

Menurutnya, Ziarah ini ada di kitab karangan seorang syekh tentang ziarah kubur.  Lalu apakah Rasululah SAW pernah mencontohkan ziarah kubur menjelang bulan puasa atau setelah Idul Fitri ?

Jawabanya, tidak, tetapi tidak semua perbuatan yang tidak dilakukan Nabi Muhammad SAW lantas tak bisa pula kita lakukan, karena salah satu dari hikmah kesunnahan zirah kubur ini adalah akan mengingatkan seseorang kepada keadaan orang – orang yang telah meninggal. Pungkasnya

 

SHARE THIS