ecovillage

Ecovillage Diperkenalkan di Pangandaran, Agar Masyarakat Perduli Terhadap Lingkungan

Bertempat di Aula Desa Kalipucang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran berkerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat mengadakan Sosialisasi Desa / Kelurahan berbudaya Lingkungan (Ecovillage), Senin 18 Maret 2019.

Kabid Konservasi Lingkungan dan Pengendalian Perubahan Iklim Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat Dewi Nurhayati menjelaskan “sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan konsep – konsep Desa berbudaya lingkungan, bagaimana masyarakat peduli terhadap lingkungan”.

Baca juga : Kawasan Konservasi Mangrove Jadi Tempat Pembuangan Sampah

“Tujuan utamanya adanya tindak lanjut dari sosialisasi ini yaitu dengan melakukan edukasi – edukasi mengenai Ecovillage di 8 desa” tambah Kabid.

Kegiatan pengembangan Ecovillage (Kampung/Desa/Kelurahan) merupakan suatu kegiatan berbasis masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Jawa Barat. Kegiatan Ecovillage dilakukan melibatkan peran serta semua pemangku kepentingan (masyarakat, pelaku usaha, tokoh agama, komunitas, akademis, sekolah dan sebagainya) dimaksudkan untuk membangun budaya dan perilaku ramah lingkungan.

Relawan Ecovillage DAS Citanduy, Kuswan menambahkan “Gerakan Ecovillage hanya berbentuk gerakan stimulant, kadang – kadang sulit diterapkan karena tidak adanya anggaran”

“Saya berharap di Kabupaten Pangandaran gerakan Ecovillage bisa berhasil dibandingkan kabupaten lain” tutupnya.

Tujuan Ecovillage yaitu perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat dalam mengelola lingkungan. Mewujudkan Kampung/Desa/Kelurahan berbudaya lingkungan secara partisipatif dan mandiri, yang diharapkan berdampak pada pelestarian lingkungan, khususnya kualitas daerah aliran sungai (DAS). (Fauzi Algiffari)

Sumber : pangandarankab[dot]go[dot]id/public/berita/ecovillage-bentuk-desa-berbudaya-lingkungan

 

SHARE THIS