Pasar Malam Sudah Tak Bisa Lagi di Alun – Alun Parigi

pasar malam di jalan sandaan cijulang

Pangandaranlife.com, Bila mendengar kata “Pasar Malam” mungkin kita akan langsung terbayang tentang hal - hal seperti wahana ombak banyu, rumah hantu, pakaian murah dsb. Pasar malam memang merupakan salah satu hiburan murah meriah untuk melepas kepenatan setelah menjalani rutinitas sehari – hari, sehingga tidak heran kalau pasar malam selalu di nanti kehadirannya. Biasanya dalam sebuah daerah pasar malam ini selalu berpindah – pindah, dari satu tempat ke tempat lainnya, mencari tempat strategis dan ramai.

Dahulu setiap tahunnya, saat ramadhan atau setelah lebaran, biasanya ada pasar malam yang beroperasi di Alun – alun Parigi, Kec. Parigi Kab. Pangandaran, namun semenjak Pangandaran diresmikan sebagai daerah otonom baru, pasar malam sudah tidak bisa lagi beroperasi di Alun – alun parigi, ditambah lagi sekarang alun – alun parigi sudah di revitalisasi oleh Pemerintah sehingga tak mungkin pasar malam mendapatkan izin untuk beroperasi di alun – alun parigi. Kendati demikian bisnis ini masih tetap berjalan sampai sekarang, para pelaku bisnis hiburan pasar malam selalu optimis untuk mendapatkan rezeki dari satu tempat ke tempat lainnya, terbukti bahwa mereka sekarang mendapatkan tempat baru yang juga letaknya tidak jauh dari Desa Parigi.

Ada banyak cerita tentang pasar malam, umumnya masyrakat Kab. Pangandaran lebih mengenal pasar malam dengan sebutan “Korsel”, entah apa maksudnya, namun sampai sekarang kata tersebut masih tetap dikenal dikalangan masyarakat Pangandaran. Kini Pasar malam yang biasanya beroperasi di alun – alun parigi berpindah tempat yaitu ke daerah Kec. Cijulang, tepatnya berada di jalan raya sandaan – cijulang.

Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan pasar malam sedikit besarnya telah memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat Kab. Pangandaran, selain bisa menjadi sarana hiburan yang murah meriah, keberadaan pasar malam ini juga telah ikut berkontribusi dalam memajukan roda perekonomian masyarakat Kab. Pangandaran.

Saat tim Pangandaranlife.com berkunjung ke Pasar Malam yang berada di jalan raya sandaan – cijulang pada minggu (20/8) suasana cukup ramai, tidak ada perubahan, semuanya masih terlihat sama, ada wahana ombak banyu, rumah hantu, dan para pedagang pakaian yang berjejer di sekitar wahana. Namun terlihat juga ada salah satu wahana baru yang belum pernah ada sebelumnya, yaitu wahana perahu gantung, sebuah wahana berbentuk perahu yang tergantung, mengayun kekiri dan kekanan mengayun layaknya bermain sebuah ayunan, namun tentu saja ini lebih memacu adrenalin.

Bila kamu pernah ke Pasar Malam berarti masa kecilmu bahagia, ketika sudah bertahun – tahun tak pernah ke Pasar Malam, mungkin kita akan teringat kembali betapa bahagianya naik wahana ombak banyu, kincir, kuda – kudaan, sambil berteriak kegirangan. Generasi saat itu memang adalah generasi yang sangat bahagia, bisa menikmati hidupnya dengan baik, mereka masih bisa bahagia, lebih bahagia dibandingkan bermain games semalam di smartphone

Pasar Malam memang sangat menyenangkan, mungkin generasi Pangandaran sekarang perlu mencobanya  agar bisa merasakan betapa bahagianya hidup didalam dunia nyata.